Pelajari Etika dan Tata Krama dalam Menyampaikan Opini di Indonesia

Berdiskusi dan menyampaikan opini adalah sebuah hal yang biasa dilakukan masyarakat Indonesia ketika akan mengambil suatu keputusan. Namun tak jarang terjadi perbedaan pendapat dalam sebuah diskusi. Sebenarnya perbedaan opini Indonesia adalah hal yang lumrah dan wajar terjadi.

Apalagi Indonesia sendiri memiliki keragaman budaya, lingkungan, suku bangsa yang membuat perbedaan pendapat pasti terjadi. Dari perbedaan pendapat inilah manusia akan belajar bermusyawarah sehingga akhirnya dicapailah kemufakatan.Musyawarah dilakukan guna mencegah konflik yang disebabkan oleh perbedaan pendapat.

Opini di Media Sosial
beropini di media social dengan memberikan like dan komentar.

Oleh sebab itu, perlu cara tepat yang dilakukan untuk dapat mengatur pendapat kiita dengan baik kepada orang lain supaya tidak menimbulkan pepecahan. Begitu halnya dengan menyampaikan opini Indonesia, sebelum pendapat disampaikan sebaiknya ketahui dulu seperti apa etika dan tata krama dalam menyampaikan pendapat yang benar.

Etika dan Tata Krama pada Saat Menyampaikan Opini

Meski Anda merasa bahwa opini yang akan diungkapkan nanti adalah opini terbaikdan orang-orang akan setuju dengan pendapat Anda, tapi sebaiknya tetap perhatikan dengan benar etika dan tata krama dalam menyampaikan pendapat. Berikut ini beberapa hal yang harus Anda pelajari saat berpendapat di muka umum nanti:

1. Menyampaikan Opini dengan Cara yang Sopan

Pada saat ingin mengungkapkan pendapatdi muka umum, Anda harus dapat menyampaikannya dengan  sopan dan santun. Jangan menggunakan kata-kata kasar apalagi disertai makian karena ini bisa menyakiti hati orang lain nanti.

Tidak masalah jika nada bicara Anda tegas tapi bukan berarti Anda harus berbicara kasar sehingga orang-orang tidak menangkap inti atau maksud dari pembicaraan Anda nanti. Biasanya orang-orang akan langsung negative thinking saat ada orang yang berbicara dengan kata kasar meski maksud dari perkataan tersebut baik.

menyampaikan opini
Mengacungkan tangan ketika ingin menyampaikan opini.

2. Mengetahui Kapasitas Pengetahuan yang Dimiliki

Selain menyampaikan pendapat dengan cara sopan dan santun, Anda juga perlu mengetahui kapasitas pengetahuan yang dimiliki sebelum menyampaikan pendapat. Jika Anda tidak memahami pengetahuan yang cukup terhadap tema pendapat yang disampaikan, tentu Anda tidak bisa menjawab nanti jika terjadi pertanyaan atau perdebatan dari orang-orang yang tidak sependapat dengan Anda.

Jadi untuk menghindari hal ini, sebaiknya perdalam dulu pengetahuan terkait hal-hal yang akan disampaikan ke muka umum nanti. Jika Anda merasa tidak memiliki pengetahuan dasar yang dibutuhkan, Anda sendiri yang akan malu nanti.

3. Harus Mempunyai Dasar Argumen yang Jelas dan Kuat

Anda juga perlu memiliki dasar argumen yang benar-benar jelas dan kuat saat hendak menyampaikan pendapat ke muka umum. Dan lebih baik lagi apabila Anda juga sudah memiliki data dan fakta yang dapat menunjang pendapat Anda saat disampaikan nanti.

harus didasari fakta dan data sebagai dasar argumen
Ilustrasi postingan di Facebook yang bisa dijadikan data dan dakta sebagai bahan untuk argumentasi

4. Jangan Memotong Pembicaraan Orang Lain

Selain itu, sebaiknya jangan memotong pembicaraan orang lain saat mereka sedang menyampaikan pendapatnya. Biarkan dulu lawan berbicara dan menyampaikan pendapat yang diyakininya benar hingga selesai dan tuntas. Baru jika lawan bicara sudah berhenti menyampaikan pendapat, Anda bisa menanggapinya jika sudah dipersilahkan untuk berbicara.

5. Tidak Boleh Menyerang Pribadi

Meski pendapat yang Anda lontarkan dengan lawan bicara Anda jauh berbeda, tapi Anda tidak boleh menyerang pribadinya. Apalagi jika hal itu tidak ada kaitannya dengan topik diskusi. Ini tentu menjadi sebuah hal yang bisa saja memicu konflik jika dilakukan dalam sebuah forum diskusi.

Respect atau menghagai pendapat orang lain

6. Menghargai Pendapat Orang Lain

Sebagai sesama manusia, tentu Anda harus bisa menghargai setiap pendapat yang dilontarkan oleh orang lain. Terlepas dari apakah perbedaan pendapat tersebut berasal dari siapapun itu. Menghargai pendapat lawan bicara sama saja dengan menghormati hak-hak orang lain terutama dalam hal menyampaikan opininya.

7. Segera Meminta Maaf

Bersegeralah meminta maaf apabila saat menyampaikan opini Indonesia ternyata opini tersebut salah atau tidak benar. Meminta maaf atas terjadinya kesalahan dalam berpendapat termasuk salah satu tindakan sportif sebab Anda dapat menurunkan ego dan mau mengakui kesalahan yang berasal dari keterbatasan kemampuan.

Dengan meminta maaf juga, setidaknya bisa meminimalisir ketegangan atapun kekacauan yang terjadi akibat pendapat yang dikeluarkan.

8. Mengikuti Aturan Forum yang Berlaku

Jika Anda mengikuti sebuah diskusi yang menjadi wadah masyarakat dalam menyampaikan opini Indonesia, maka sebaiknya Anda harus memperhatian aturan yang diberlakukan oleh forum tersebut. Biasanya aturan ini sudah disampaikan oleh moderator atau pembawa acara dalam sebuah forum resmi.

Berbeda halnya jika forum diskusi yang Anda ikuti tidak formal, tentu Anda bisa asal-asalan dalam menyampaikan pendapat sebab tidak ada aturan yang membatasi Anda untuk berpendapat nanti.

Ikuti aturan yang berlaku

Pada forum diskusi resmi, biasanya Anda akan diberi durasi untuk menyampaikan pendapat. Jadi Anda hanya bisa berpendapat di waktu tertentu saja. Jadi sebaiknya patuhi aturan mainnya jika Anda ingin tetap berada di forum tersebut.

Agar tangapan Anda nanti disampaikan sesuai dengan durasi yang ditetapkan, maka aturlah sedemikian rupa. Anda bisa membuat argumen yang singkat tapi padat supaya semua maksud yang ingin disampaikan bisa dimengerti oleh peserta dalam forum diskusi tersebut.

Etika dalam menyampaikan opini Indonesia tidak hanya diperlukan pada saat mengikuti forum diskusi tatap muka saja tapi juga saat berdiskusi di media sosial. Anda juga harus sebisa mungkin menempatkan diri saat berbicara dimanapun itu.

Related Posts

About The Author

Add Comment