Kiat Menjaga Kelancaran Saluran di Bak Cuci Piring

Instalasi saluran pembuangan di bak cuci piring tentu membutuhkan sambungan pipa air yang baik. Ukuran dan ketebalannya perlu diperhatikan. Fungsinya agar saluran semakin lancar sehingga aroma tak sedap dari saluran tidak keluar.

Bak cuci piring seringkali digunakan ibu rumah tangga. Biasanya digunakan 1-3 kali dalam sehari. Yakni sehabis santap saji.

Masalah Bak Cuci Piring Dan Cara Menghindarinya

Seringnya digunakan membuat bak ini rawan mengalami masalah. Masalah yang sering ditemukan ialah tersumbatnya saluran air di bak tersebut. Pemicunya berasal dari penumpukan sisa makanan. Penumpukan ini memang tidak terjadi seketika itu juga. Tergantung pada situasinya. Misalnya terlalu sering digunakan, kemungkinan besar penumpukan kotoran di dinding pipa air maupun sambungan pipa semakin besar.

Bak Cuci Piring
Gambar: Dok. Freepik / kaboompics

Pertanyaannya ialah bagaimana cara meminimalkan kondisi tersebut? Sebenarnya, cara sederhana bisa ditempuh dengan hasil maksimal. Yakni saluran air pembuangan tetap lancar dan awet selama beberapa tahun.

Kuncinya ialah rajin membersihkan saluran dan instalasi pipa untuk bak cuci piring harus dilakukan minimal satu kali dalam seminggu. Pembersihan ini dilakukan dengan asumsi bahwa saluran tersebut dipandang telah ada tumpukan sampah ataupun kotoran.

Baca Juga : Ketahui Beragam Fungsi Pipa Air

Ingat bahwa sisa makanan seperti minyak, remahan, sabun bisa menempel pada dinding pipa. Ketika kegiatan mencucinya sangat sering, bisa dipastikan bahwa penumpukannya akan semakin besar.

Untuk meminimalisirnya, lakukan pembersihan saluran tersebut secara rutin. Satu kali dalam seminggu sudah cukup. Caranyapun sangat mudah. Anda cukup mengupayakan sendiri dengan mengguyur/mengucurkan air dari kran air. Kucurkan air dengan deras selama beberapa menit. Tentunya tanpa melakukan pencucian piring atau semacamnya.

Memperbaiki Saluran Pipa Air di Bak Cuci Piring
Gambar: Dok. Freepik

Bilamana terlihat bahwa air nampak tidak lancar terbuang, hentikan terlebih dahulu. Kalau sudah terhenti, ambil baking soda dan masukkan ke dalam saluran pembuangan di bak cuci. Guyur perlahan dengan air hangat.

Kemudian tutup sementara saluran tersebut. Beberapa menit kemudian, kucurkan air melalui kran dan buka tutup di lubang di bak cuci. Dari sini, air yang tadinya sulit terbuang akan lebih lancar lantaran kotoran yang menggumpal telah rontok dengan baking soda.

Baca Juga: 5 Tips Memilih Pipa Berkualitas Sesuai Harga Pipa

Tips terakhir ialah biasakan untuk membuang sisa makanan di tempatnya. Usahakan pula agar lubang di bak ditempatkan filter atau penyaring. Manakala ada sisa kotoran yang ukurannya besar terbuang, sisa ini akan tertahan di penyaring. Anda tinggal angkat saringannya dan buang ke tempat sampah. Dengan begitu, kotoran pemicu sumbatan akan tidak masuk ke saluran maupun sambungan pipa air.

Itulah bagaimana cara Anda menjaga kelancaran saluran di bak cuci. Kini, Anda tinggal mempraktekkannya, kemudian upayakan bahwa instalasi yang dibuat memang bagus. Untuk mendukung keawetan, gunakan pipa yang kualitasnya unggul seperti pipa air Rucika.

Related Posts

About The Author

Add Comment